Kamis, 01 Maret 2012

Penulisan Al-Qur'an pada masa Utsman bin Affan

        Kemenangan-kemenangan islam meluas dan para penghafal Al-Qur'an menyebar di berbagai kota. Penduduk tiap-tiap kota mengambil Qiro'ah dari Qori' yang datang kepada mereka, dan cara membaca Al-Qur'an yang digunakan pun berbeda-beda sesuai dengan para Qori' yang datang kepada mereka, maka ketika perang Armaniyah dan perang Adzir Baijan dari penduduk irak.
        Diantara orang yang melakukan perang adalah Hudzaifah ibnu Yaman, dia melihat perbedaan yang banyak dalam cara membaca Al-Qur'an sehingga perbedaan ini mengakibatkan sesama muslim saling mengkafirkan satu dengan yang lain. Maka Hudzaifah bergegas untuk menemui Khalifah Usman dan Hudzaifah mengabarkan pada Khalifah Usman tentang apa yang beliau lihat, kemudian Khalifah Usman mengambil mushaf yang ada di rumah Hafsah binti Umar bin Khottob dan beliau menyuruh para sahabat (yakni para penulis Al-Qur'an) supaya menyalinnya menjadi beberapa mushaf mengikuti satu bacaan, kemudian Khalifah Usman mengirim mushaf ke Kuffah, Basroh dan Syam. Dan beliau menyisahkan satu disisi beliau sendiri (Mushaf Al-Imam), pendelegasian ini terjadi pada tahun 25 H dan diberi nama Pelembagaan yang ke-3.
Reaksi:

1 komentar:

Jangan lupa tinggalkan komentar anda disini dan gunakan kata-kata yang baik dalam berkomentar
dan saya menolak debat kusir
terima kasih

Nasehat Syaikh Soleh bin Sa'ad as-Suhaimi

 
Back To Top