Kamis, 01 Maret 2012

Penulisan Al-Qur'an pada masa Abu Bakar as Syiddiq

Khalifah Abu Bakar menghadapi masalah sesudah wafatnya Rasulullah yakni kemurtadan sebagian kaum muslimin bangsa Arab. maka beliau mempersiapkan tentara untuk memerangi mereka, diantara mereka terdapat sebagian besar dari penghafal Al-Qur'an dan banyak yang mati syahid, dalam perang itu ada 70 orang penghafal Al-Qur'an. Perang itu diberi nama "Perang Yamamah", pada tahun 12 H. Hal itu menggelisahkan Umar bin Khottob dan melaporkannya kepada Khalifah Abu Bakar. Dan Umar memberikan saran kepada beliau dengan mengumpulkan Al-Qur'an dan menulisnya, karena khawatir Al-Qur'an akan hilang sebab para penghafal banyak yang gugur di medan perang saat perang Yamamah dan Umar khawatir jika terjadi peperangan lagi yang mengakibatkan para penghafal gugur. Umar khawatir Al-Qur'an akan hilang dan dilupakan kaum muslimin, akan tetapi Khalifah Abu Bakar enggan terhadap pendapat ini dan merasa berat untuk melakukannya karena Rasulullah pernah melarangnya. Umar terus memberikan nasihat kepada Kalifah Abu Bakar sehingga Allah melapangkan dada Abu Bakar as Shiddiq untuk saran ini. Abu Bakar kemudian mengutus seseorang untuk menghadap Zaid bin Tsabit karena kedudukan Zaid bin Tsabit dalam tulis menulis, pemahaman dan kecerdasan. Abu Bakar menceritakan kepada Zaid tentang ucapan Umar, dan Zaid enggan sebagaimana Abu Bakar enggan sebelumnya. mereka saling berdialog sehingga hati Zaid menjadi lapang untuk menulisnya. Ziad memulai dalam tugas pokoknya yang sangat sulit ini dengan berpegang pada yang di hafal di dada para penghafal Al-Qur'an dan berpegang pada yang tertulis pada para penulis. Lembaran-lembaran itu tetap disisi Abu Bakar (dirumah Abu Bakar) sampai beliau wafat pada tahun 13 H. Shuhuf-shuhuf tadi sesudah wafatnya Abu Bakar pindah kepada Umar dan tetap sampai beliau wafat. kemudian shuhuf-shuhuf ini diminta Usman bin Affan dari Hafsah di masa Usman menjadi khalifah. Pengumpulan dan penulisan ini dinamakan   الجمع الثاني dimasa Abu Bakar


Wallahu a'lam...
Reaksi:

0 komentar:

Jangan lupa tinggalkan komentar anda disini dan gunakan kata-kata yang baik dalam berkomentar
dan saya menolak debat kusir
terima kasih

 
Back To Top